Sudah lama blog ini dibuat, tapi yaaaaa....
begitulah belum ada postingan-postingan yang menarik. Kali ini Palasit mau
berbagi pengetahuan tentang “Kode Etik Petualang Bagi Pecinta Alam”. Nggak usah
lama-lama mari kita cekidot ...................
Kode Etik Petualang ini sebenarnya tidak hanya
ditanamkan pada anggota pecinta alam saja, tapi juga untuk semua pelaku
kegiatan alam bebas (kegiatan out door).
Petualangan di alam bebas ini bisa berupa camping
(berkemah), hiking (penjelajhan jalan kaki), caving (penelusuran gua), climbing
(pendakian gunung), cycling (bersepeda), diving (menyelam), rafting (arung
jeram), dan berbagai kegiatan di alam lainnya.
Tujuan dari Kode Etik Petualang ini adalah agar
kegiatan yang dilakukan tidak membuat alam semakin rusak sehingga kelestarian
lingkungan hidup tetap terjaga.
Kode Etik Petualang itu terdiri atas tiga butir,
yaitu :
- Take nothing but picture (jangan mengambil apapun kecuali gambar).
Take nothing but picture. Memang alam
menyediakan berbagai flora, satwa, bahkan batuan yang memikat hati untuk
dijadikan oleh-oleh. Namun perbuatan seperti memetik bunga edelweis ataupun
menangkap binatang, hanya akan merusak alam. Jika ingin membawa oleh-oleh cukup
dengan melukisnya atau memotret saja.
- Leave nothing but foot print (jangan meninggalkan apapun kecuali tapak kaki atau jejak).
Leave
nothing but foot print. Saat
bertualang, semua bekas kegiatan terutama sampah yang dihasilkan jangan pernah
tertinggal, bawalah pulang kembali. Karena benda-benda tersebut (terutama
sampah plastik) akan memberikan dampak buruk yang besar bagi kelestarian
lingkungan. Termasuk jangan meninggalkan bekas berupa coretan, guratan, dan
sejenisnya di pohon maupun batuan.
- Kill nothing but time (jangan membunuh apapun kecuali waktu).
Kill
nothing but time. Cukuplah
waktu saja yang terbunuh selama petualangan itu berlangsung. Lainnya, baik
hewan, tumbuhan, bahkan termasuk diri sendiri jangan.
Jika saat melakukan petualangan, seorang petualang melaksanakan
tiga point dalam kode etik tersebut
niscaya alam termasuk lingkungan hidupnya akan tetap terjaga kelestariannya.
Sehingga seorang petualang tetap dapat mengulangi petualangannya di alam bebas
sehari, seminggu, sebulan, setahun, bahkan seabad kemudian.
Semoga
postingan ini bermanfaat, tidak hanya untuk para pecinta alam tetapi juga untuk
masyarakat. Tunggu postingan-postingan Palasit berikutnya....... Wasallam......
Sumber : http://alamendah.wordpress.com/2010/12/02/kode-etik-petualang-bagi-pecinta-alam/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar