Kamis, 15 November 2012

KODE ETIK PETUALANG BAGI PECINTA ALAM



Sudah lama blog ini dibuat, tapi yaaaaa.... begitulah belum ada postingan-postingan yang menarik. Kali ini Palasit mau berbagi pengetahuan tentang “Kode Etik Petualang Bagi Pecinta Alam”. Nggak usah lama-lama mari kita cekidot ...................
Kode Etik Petualang ini sebenarnya tidak hanya ditanamkan pada anggota pecinta alam saja, tapi juga untuk semua pelaku kegiatan alam bebas (kegiatan out door).
Petualangan di alam bebas ini bisa berupa camping (berkemah), hiking (penjelajhan jalan kaki), caving (penelusuran gua), climbing (pendakian gunung), cycling (bersepeda), diving (menyelam), rafting (arung jeram), dan berbagai kegiatan di alam lainnya.
Tujuan dari Kode Etik Petualang ini adalah agar kegiatan yang dilakukan tidak membuat alam semakin rusak sehingga kelestarian lingkungan hidup tetap terjaga.
Kode Etik Petualang itu terdiri atas tiga butir, yaitu :
  1. Take nothing but picture (jangan mengambil apapun kecuali gambar).
Take nothing but picture. Memang alam menyediakan berbagai flora, satwa, bahkan batuan yang memikat hati untuk dijadikan oleh-oleh. Namun perbuatan seperti memetik bunga edelweis ataupun menangkap binatang, hanya akan merusak alam. Jika ingin membawa oleh-oleh cukup dengan melukisnya atau memotret saja.
  1. Leave nothing but foot print (jangan meninggalkan apapun kecuali tapak kaki atau jejak).
Leave nothing but foot print. Saat bertualang, semua bekas kegiatan terutama sampah yang dihasilkan jangan pernah tertinggal, bawalah pulang kembali. Karena benda-benda tersebut (terutama sampah plastik) akan memberikan dampak buruk yang besar bagi kelestarian lingkungan. Termasuk jangan meninggalkan bekas berupa coretan, guratan, dan sejenisnya di pohon maupun batuan.
  1. Kill nothing but time (jangan membunuh apapun kecuali waktu).
Kill nothing but time. Cukuplah waktu saja yang terbunuh selama petualangan itu berlangsung. Lainnya, baik hewan, tumbuhan, bahkan termasuk diri sendiri jangan.
Jika saat melakukan petualangan, seorang petualang melaksanakan tiga point dalam kode etik tersebut niscaya alam termasuk lingkungan hidupnya akan tetap terjaga kelestariannya. Sehingga seorang petualang tetap dapat mengulangi petualangannya di alam bebas sehari, seminggu, sebulan, setahun, bahkan seabad kemudian.
Semoga postingan ini bermanfaat, tidak hanya untuk para pecinta alam tetapi juga untuk masyarakat. Tunggu postingan-postingan Palasit berikutnya....... Wasallam......







Sumber : http://alamendah.wordpress.com/2010/12/02/kode-etik-petualang-bagi-pecinta-alam/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar